Aspek Lingkungan Hidup

Kebijakan [103-1] [103-2]
Perseroan berkomitmen untuk menjaga dan mengembangkan pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Perseroan dan entitas anak yang relevan telah memiliki AMDAL, RKL, RPL, dan izin lingkungan yang relevan dengan berpedoman kepada Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam melaksanakan praktik pengelolaan lingkungan hidup.

Perseroan menyadari bahwa kegiatan usaha Perseroan dan entitas anak memiliki dampak dan risiko langsung maupun tidak langsung terhadap lingkungan. Di bisnis penyediaan tenaga listrik, misalnya, terdapat limbah yang dihasilkan dari kegiatan pembangkitan tenaga listrik yang dilakukan, antara lain limbah cair berupa air buangan pembangkit listrik, limbah padat berupa abu terbang, abu dasar, debu yang berasal dari stockpile batubara, serta limbah gas buangan. Namun, seluruh komponen limbah ini senantiasa dipantau dan dikelola oleh Perseroan dan entitas anak dengan memperhatikan baku mutu sebagaimana telah ditetapkan oleh pemerintah.

Perseroan menggunakan sistem pemantauan waktu nyata dalam melakukan pemantauan dan pemeriksaan atas kualitas air laut, sungai, sumur penduduk, dan limbah cair secara langsung. Limbah cair diolah terlebih dahulu di waste water treatment plant sebelum dialirkan ke sungai. Limbah padat berupa abu terbang dikumpulkan menggunakan electrostatic precipitator dan abu dasar ditangkap menggunakan konveyor. Pengendalian debu yang berasal dari stockpile batubara dilakukan dengan penyemprotan air dari truk air. Sementara itu, untuk mengelola limbah gas, Perseroan dan entitas anak yang relevan telah memiliki Continuous Emission Monitoring System yang berfungsi untuk memantau jumlah emisi yang dihasilkan dari kegiatan pembangkit tenaga listrik. Sistem ini membantu Perseroan dan entitas anak dalam memastikan kualitas udara dan emisi gas buang tidak melampaui batas atas baku mutu sebagaimana ditetapkan pemerintah.

Perseroan berupaya mengikutsertakan semua pemangku kepentingan yang berada di dalam dan di sekitar wilayah operasi Perseroan untuk turut aktif dalam pengelolaan lingkungan, salah satunya dengan menjaga kebersihan di dalam dan di sekitar wilayah operasi Perseroan dan entitas anak.

Perseroan dan entitas anak tidak menerima laporan indikasi pelanggaran lingkungan hidup yang signifikan pada tahun 2020.

Program
Berikut ini adalah beberapa rencana dan realisasi program CSR terkait aspek lingkungan hidup yang telah dilaksanakan pada tahun 2020, diperbandingkan dengan realisasi program CSR tahun 2019 dan 2018:

Rencana Tahun 2020
Realisasi Program Tahun 2020
Penghijauan
  • Pada bulan Juni 2020, PT DSSP Power Kendari, entitas anak, dengan bekerja sama dengan Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung (BPDASHL) Desa Anduna, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, melaksanakan program penghijauan dengan melakukan penanaman 250 bibit pohon.
  • Pada tahun 2020, BIB, entitas anak, melakukan pembibitan dengan kapasitas 500.000 bibit pohon per tahun. Pembibitan ini dilakukan untuk mendukung kegiatan reklamasi di area tambang.
Pemanfaatan FABA
  • Pada tahun 2020, sekitar 37.200 batako dan paving block yang dihasilkan PT DSSP Power Sumsel, entitas anak, telah dimanfaatkan untuk membantu kegiatan pembangunan dan/atau perbaikan bangunan dan infrastruktur di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.

Atas pelaksanaan program CSR di bidang lingkungan, pada tahun 2020, BIB, entitas anak, mendapatkan penghargaan Aditama untuk Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara untuk Kelompok Perusahaan Pertambangan Pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara dari ESDM serta penghargaan PROPER Nasional Peringkat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. [102-12]