Sistem Pelaporan Indikasi Pelanggaran

Perseroan    telah    memiliki    sistem    pelaporan    indikasi    pelanggaran     yang     memberikan     kesempatan     bagi     karyawan  untuk  dapat  melaporkan  dan  memberitahukan  adanya indikasi penipuan dan pelanggaran kebijakan yang berpotensi membahayakan Perseroan dan karyawannya.

Indikasi   pelanggaran   yang   dimaksud   adalah   praktek   yang  tidak  benar  dan  tidak  etis,  termasuk  kecurangan,  ketidakjujuran,   pelanggaran   hukum,   penggunaan   dana   yang tidak benar, korupsi, suap dari pemasok/kontraktor/pelanggan/pihak  ketiga  lainnya,  pelanggaran  Kode  Etik,  penggunaan   kekuasaan   yang   tidak   benar,   pelecehan   seksual, dan lain lain.

Melalui penerapan sistem pelaporan indikasi pelanggaran, Perseroan  berharap  dapat  menciptakan  lingkungan  kerja  yang produktif, menjaga citra perusahaan, dan memastikan keberlangsungan  kegiatan  usaha  dalam  jangka  panjang.  Penerapan  sistem  pelaporan  indikasi  pelanggaran  juga  merupakan perwujudan tata kelola perusahaan yang baik, bersih, dan sehat.


Pihak  yang  bermaksud  melaporkan  indikasi  pelanggaran  dapat   menghubungi   Unit   Audit   Internal   melalui   surat   elektronik  whistleblower@dss.co.id  atau  nomor  WhatsApp 0881-1686-386.   Identitas   pelapor   dan   status   pekerjaan   pelapor   dijamin   terjaga   kerahasiaannya,   dan   laporan   tersebut akan langsung dikelola dan ditangani oleh Kepala Unit  Audit  Internal  dengan  berkonsultasi  dengan  Presiden  Direktur.  Unit  Audit  Internal  akan  melakukan  investigasi  atas  laporan  yang  diterima  untuk  melakukan  verifikasi pelanggaran    tersebut    dan    memberikan    rekomendasi    rencana  tindak  lanjut  kepada  Presiden  Direktur  terhadap  pelanggaran kebijakan Perseroan (jika ada).

Perseroan   mensosialisasikan   sistem   indikasi   pelaporan   pelanggaran    kepada    karyawan    dengan    memasang    spanduk  dan  poster  di  area  operasional  Perseroan  dan  entitas  anak  untuk  meningkatkan  kesadaran  karyawan  mengenai sistem indikasi pelaporan pelanggaran.

Perseroan menerima 3 (tiga) laporan indikasi pelanggaran selama tahun 2020. Perseroan telah memproses pengaduan dan    melakukan    tindak    lanjut    pengaduan    tersebut.    Perseroan  juga  telah  memperbaiki  sistem  kontrol  guna  memastikan  bahwa  indikasi  pelanggaran  tersebut  tidak  terulang kembali.